27 Nov 2015

AKHIR PENANTIAN PANJANG

Anwar pergi berjihad ke suriah meninggalkan masitoh dan kedua anaknya. Bertahun-tahun anwar tidak kembali, sementara teman-temannya yang dulu berangkat bersamanya sudah pulang satu demi satu. Atau ada yang tidak pulang karena syahid di medan perang. Tapi anwar tidak diketahui dengan pasti. Apakah ia masih hidup atau syahid di medan perang. Lagi pula, tak satu pun temannya yang pulang membawa kabar anwar. Mereka mengatakan kepada masitoh bawha mereka berpisah sejak mereka tiba di suriah. Anwar bergabung dengan laskar jihad yang berbeda. Ada lagi kabar dari teman satu laskarnya bahwa anwar sudah tidak diketahui keberadaannya sejak baku tembak terjadi di alepo. Lagi pula, jika seandainya dia syahid, pastinya akan ditemukan jasadnya. Apakah mungkin jasadnya tercecer berkeping-keping karena terkena altileri?
Walau pun nasib anwar tidak diketahui secara pasti, masitoh tetap menunggu dan ia yakin, suatu saat nanti anwar pasti akan pulang.
Orang tua masitoh meminta kejelasan kepada seorang kyai tentang status masitoh. Kyai berfatwa bahwa masitoh bisa menikah dengan lelaki lain jika kemungkinan tentang nasib anwar sangat kecil. Apalagi anwar sudah pergi bertahun-tahun lamanya. Kyai mengungkapkan bagaimana hukumnya dalam islam.
Orang tua masitoh membujuk masitoh untuk menikah lagi dengan lelaki pilihan mereka. Tapi masitoh tidak mau. Ia tetap yakin bahwa anwar akan pulang atau sampai ia mengetahui nasib yang menimpa suaminya.
Ternyata penantian masitoh sampai pada ujungnya ketika suatu hari anwar pulang. Tapi ia kini berbeda. Ia pulang dengan tanpa kaki kanannya. Ia pincang, kakinya putus terkena serpihan altileri. Anwar bercerita bahwa ia diselamatkan penduduk sipil dan ikut mengungsi ke turki hingga ia sembuh di sana. Sementara laskarnya menganggapnya sudah syahid.

Masitoh merasa bahagia walau suaminya harus menyandang kecacatan seumur hidupnya.
Husni
Husni

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment