27 Nov 2015

UTOPIA PARA MISIONARIS KRISTEN

Kristenisasi atau yang biasa disebut istilah zending pada masa zaman penjajahan belanda dahulu adalah agenda paling penting bagi para misionaris mereka. Mereka berharap bahwa ummat kristen akan bertambah secara kuantitas dengan adanya penyebaran agama kristen terhadap ummat agama lainnya, termasuk islam di dalamnya.
Walau pun kristenisasi begitu gencar terjadi di berbagai negara- terutama di kantong-kantong negara muslim miskin- kita tak bisa memungkiri bahwa sistem “dakwah” dan rekrutmen mereka sangatlah rapuh. Bagaimana tidak rapuh, mereka dianalogikan seperti seseorang yang membangun pondasi untuk rumah mereka, padahal satu pondasi dari rumah yang lama belum mereka selesaikan. Kenapa saya bisa katakan seperti itu? Analogi itu timbul dari keheranan saya sendiri. Banyak misionaris yang mengadakan pengarahan bagaimana metode dan trik kristenisasi di negara-negara muslim, sementara mereka melupakan ummat kristen itu sendiri. Banyak ummat kristen sendiri yang jauh dari ajaran agamanya.
Dr. Khalid Na’im, seorang penulis mesir pernah mengatakan dalam bukunya yang berjudul  Organisasi Islam Menghadapi Kristenisasi;”tetapi saya juga merasa heran dengan aktifitas misionaris yang luar biasa. Mereka dengan gigih mengadakan konferensi untuk bertujuan merngkristenkan dunia islam. Tetapi mereka tidak mengadakan konferensi pengkristenan kaum barat nasrani yang sudah enggan dengan agamanya sendiri.”
Tentunya pernyataan Dr. Khalid na’im itu bukan isapan jempol semata. Semangat beragama kaum nasrani barat memang berada pada taraf yang sangat mengkhawatirkan bagi para pemuka agama mereka sendiri. Dari tahun ke tahun, gereja kehilangan para jemaatnya. Sehingga tak sedikit gereja-gereja yang dijual dan dilelang karena sepi dari jemaatnya. selain itu, dengan semakin jauhnya mereka dari ajaran kristen, banyak yang memilih menjadi seorang yang atheis. Tentunya sudah tidak aneh kita menemukan orang-orang yang atheis di amerika dan eropa. (baca setelah bom paris, uskup ini lebih memilih menjadi atheis; bersamadakwah.net)
fakta baru juga terungkap dari daratan afrika. bahwa kebanyakan orang-orang yang berhasil dikristenkan adalah dari penganut paham paganisme dan animisme yang mengakui kekuatan roh dan nenek moyang. Orang-orang yang mengakui mistisme kuno warisan mereka. Adapun pengkristenan umat muslim afrika bisa dikatakan kurang memuaskan kalau tidak bisa dibilang gagal. Ternyata ummat muslim sangatlah kuat memegang teguh agama mereka.
Walau pun begitu, kita tetap harus waspada dengan sepak terjang kaum misionaris yang tetap memikirkan usaha mereka dalam menukar akidah kita. Hal ini juga telah diwanti-wanti belasan abad yang lalu.
Orang-orang yahudi dan nasrani tidak akan senang terhadapmu sampai kalian mengikuti agama mereka...(QS. Al-baqoroh: 120)

Wallahu a’lam bisawab.
Husni
Husni

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment