26 Sept 2018

Rahasia Kesembuhan



Ada ungkapan yang menyatakan bahwa obat yang sesungguhnya bagi sakitnya jiwa adalah ketika bisa membahagiakan orang lain. Mari kita mengawalinya dengan sebuah kisah yang inspiratif.
Dikisahkan ada seorang ibu usia lanjut yang kaya raya akan melakukan transplantasi atau cangkok ginjal untuk kelanjutan hidupnya.  Setelah melalui proses seleksi yang ketat ternyata satu di antara calon donor yang memenuhi syarat adalah seorang ibu muda yang miskin.

Saat tiba waktunya, kedua ibu ini harus bermalam di rumah sakit untuk  mempersiapkan operasi cangkok ginjal.

Di pagi hari yang telah ditentukan sebelum masuk ke ruang operasi,  ibu yang sudah lanjut usia ini ingin bertemu ibu miskin yang bersedia menjadi penderma ginjal kepadanya.

Namun, di depan kamar, ibu kaya mendengar ibu penderma ginjal sedang menangis.  Setelah diketuk berkali-kali, pada akhirnya pintupun dibuka.

Setelah memperkenalkan diri, ibu kaya bertanya, "Apa yang menyebabkan ibu menangis?"

Maka ibu muda itu menjawab, "Saya terpaksa menjadi penderma ginjal karena saya sangat membutuhkan uang. Suami saya telah meninggal. Saya harus memelihara 3 anak saya yang masih perlu biaya untuk sekolah. Saya sebenarnya tidak ingin melakukan hal ini seandainya saya punya uang."

Mendengar penuturan ibu penderma ginjal yang akan mendonorkan ginjalnya, ibu kaya merasa terharu.

Sejenak kemudian dia berkata: "Saya sudah tua, sudah begitu banyak nikmat yang telah Allah berikan kepada saya. Saya pikir saya tidak perlu lagi ginjal. Kalau Allah menghendaki biarlah saya meninggal dengan penyakit ini. Ambillah uang itu sebagai sedekah dari saya. Untuk membiayai hidupmu dan biaya sekolah anak-anakmu. Saya ikhlas dengan penyakit ini. Kamu masih muda dan masih memiliki masa depan yang panjang. Kamu punya anak-anak yang membutuhkanmu, sementara anak-anakku sudah berumahtangga dan sudah memiliki kehidupan masing-masing. Hidup saya sudah selesai"

Ibu muda itu menangis haru, begitu juga ibu berusia lanjut itu.  Operasi akhirnya dibatalkan. Kedua ibu itu masing-masing kembali ke rumahnya.

Setelah beberapa lama kemudian, ibu kaya itu tidak lagi mengalami masalah dengan fungsi ginjalnya. Dia kembali melakukan cek ke Rumah sakit dan ternyata dokter terkejut karena ginjalnya telah berfungsi dengan baik. Dokter bingung dengan kondisi tersebut dan merasa takjub. Secara medis hal itu tidak mungkin terjadi.

“Apakah ibu pernah mengikuti pengobatan alternatif selain mendatangi dokter dan meminum obat yang direkomendasikan?” tanya dokter heran.

“Tidak.Saya hanya pasrah dengan kondisis aya.” Jawab ibu lanjut usia itu. Yang sama-sama terkejut dengan kondisi ajaib itu. Hanya saja, ibu itu merasa yakin bahwa itu adalah balasan dari Allah terhadap keikhlasannya merelakan uang yang sedianya dia gunakan untuk membeli ginjal si ibu muda.

Dengan keikhlasan dan sedekahnya, penyakitnya disembuhkan langsung oleh Allah subhanahu wata'ala.

Para pakar kesehatan mengatakan kesembuhan seperti ini disebut dengan "Quantum Healing," tidak jelas mekanismenya.  Ada proses yang terjadi yang tidak bisa dijelaskan oleh ilmu kedokteran.  
Mekanisme kesembuhan yang bersumber dari iman dan pikiran yang mempengaruhi system syaraf dan mempengaruhi organ dan hormone tubuh kita.

Syarat utama dari kebahagiaan, kesembuhan dan ketentraman jiwa adalah ketika kita dekat dengan Allah, dan selalu bermurah hati serta berbagi dengan sesama manusia.
Semoga bermanfaat dan menginspirasi.

Wallahu a’lam
Wassalamu alaikum warohmatullahi wabarokatuh

===
BACA ARTIKEL TERKAIT

Balon Kebahagiaan
Kunci Kebahagiaan
10 Rahasia Hidup Bahagia yang Jarang Disadari
Nasihat Kehidupan
Burung Paling Bahagia di Dunia
Filosofi Oksigen
Aku Benci Kehidupanku, Apa yang Harus Kulakukan?

Husni
Husni

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment