2 Dec 2018

Apa Yang Kita Pikirkan Itulah Yang Akan Terjadi



Pikiran itu memiliki kekuatan yang sangat luar biasa. Karena dari pikiranlah semua yang kita lakukan, yang kita ucapkan dan yang kita aktualisasikan berasal dari pikiran. Sebelum membahasnya lebih jauh, mari kita simak satu kisah yang menarik untuk dijadikan bahan pelajaran.
Suatu hari, Rasululloh shollallahu 'alaihi wasallam  menjenguk seseorang yang sedang sakit demam. Beliau menghibur dan membesarkan hati orang tersebut.

Beliau bersabda, "Semoga penyakitmu ini menjadi penghapus dosamu".

Orang itu menjawab,  "Tapi ini adalah demam yang sangat, yang jika menimpa orangtua yang sudah renta, bisa menyeretnya ke lubang kubur".

Mendengar keluhan orang itu, Rasululloh shollallahu 'alaihi wasallam  bersabda, “‘Kalau demikian anggapanmu, maka akan begitulah jadinya.” (HR. Ibnu Majah)

Dan di dalam riwayat yang sama, memang benar bahwa orang tersebut meninggal karena demamnya.
Di dalam hadits yang lain Rasulullah shollallahu 'alaihi wasallam bersabda

"Barangsiapa yang ridha, maka keridhaan itu untuknya. Barangsiapa mengeluh, maka keluhan itu akan menjadi miliknya" (HR. at-Tirmidzi)

"Salah satu kebahagiaan seseorang adalah keridhaannya menerima keputusan Alloh.” (HR. Ahmad)

Dari hadits-hadits tersebut kita bisa menarik satu benang merah bahwa pikiran itu memiliki kekuatan super untuk mempengaruhi fisik kita.

jika kita memikirkan bahagia, maka kita akan bahagia. Jika kita memikirkan sedih, maka kita menjadi sedih. Jika kita berpikir gagal, kita menjadi gagal. Jika kita berpikir sukses, maka kita akan sukses. Jika kita berpikir sakit, maka kita juga menjadi sakit. Jika kita berpikir sehat, maka kita pun akan sehat.

Inilah yang dinamakan hukum tarik menarik yang merupakan sunatullah yang berlaku dalam kehidupan kita. sejatinya itu semua berasal dari Alloh subhanahu wata'ala dan merupakan takdir Alloh subhanahu wata'ala.

Tapi itu semua juga tak lepas dari sebab akibat. Dan di dalam hadits Qudsi disebutkan. “Aku berdasarkan persangkaan Hamba-Ku.”. jika kita beranggapan bahwa kita bukan siapa-siapa dan tidak akan pernah menjadi siapa-siapa, maka Alloh subhanahu wata'ala tidak akan pernah memberi jalan kepada kita untuk menjadi siapa-siapa. Alloh tidak akan memberi jalan karena kita tidak memiliki tekad yang kuat untuk menggapai yang diharapkan.

Pepatah inggris mengatakan ‘you are what you think.’ Kamu adalah apa yang kamu pikirkan. Ketika membuat status di facebook, twitter dan instagram pilihlah kata yang baik karena kata adalah doa. Jangan penuhi media sosial kita dengan keluhan, makian, kritikan dan cacian. Karena bisa jadi semua itu menjadi sebab kacaunya hari-hari kita.

Cobalah untuk selalu berpikir positif dan jangan biarkan pikiran negatif membelenggu otak dan kehidupan kita.

Tetap semangat dan jangan menyerah pada keadaan. Karena bukan keadaan yang menjadi masalah, tapi respon diri kita terhadap keadaan yang tidak memungkinkan dan menyulapnya menjadi memungkinkan. Betapa banyak orang yang membuktikan bahwa mereka bisa ditengah keterbatasan mereka. Sebagaimana Anis Matta bilang, ‘Salah satu bentuk kepahlawanan adalah berprestasi ditengah keterbatasan.’

Ingatlah bagaimana para pahlawan bangsa berjuang menghalau penjajah meski dengan sebatang bamboo runcing. Ingatlah bagaimana pasukan Badar yang berjumlah ratusan bisa mengalahkan kaum kafir yang berjumlah ribuan. Ingatlah kisah mereka yang merindu haji meski tidak ada rupiah dan tabungan, tapi pada akhirnya Alloh subhanahu wata'ala mengundangnya ke tanah suci lewat jalan yang tidak pernah dia duga.

Tidak ada yang tidak mungkin selama kita yakin dan bersandar kepada Alloh subhanahu wata'ala. Jangan pernah menyerah kepada keadaan, karena keadaan yang membatasi kita tidak ada apa-apanya dibanding Kuasa Alloh subhanahu wata'ala sebagai pemilik kehidupan dan takdir kita.

Tugas kita hanyalah dua, pertama berusaha secara maksimal dan kedua, berdoa serta bertawakal. Selanjutnya biarlah Alloh subhanahu wata'ala menjalankan takdir kita.

Nabi SAW bersabda, "Ketika seorang hamba berkata, Laa Haula Wa Laa Quwwata Ila Billah,  maka Alloh berfirman, "Lihatlah (hai para malaikat), orang ini telah menyerahkan urusannya kepadaKu". (HR. Ahmad).

Pikirkan yang baik-baik, berkata yang baik dan bertindak yang baik-baik maka Insya Alloh yang datang juga yang baik-baik.



Husni
Husni

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment