27 Oct 2015

MENJADI PEREMPUAN TANGGUH

Kata perempuan memiliki berbagai arti sesuai dengan kata yang merangkainya. Bisa bermakna baik atau bahkan sebaliknya.  Begitu pun wujudnya sebagai sosok manusia . bisa jadi ia menjadi wanita yang baik atau wanita yang jelek tergantung dari akhlak dan polah yang ia kerjakan dalam kehidupannya. Sementara akhlak adalah cermin dari nilai iman yang tertanam di dalam hati.
Ibnu masud mengatakan,” sesungguhnya jiwa manusia itu mempunyai saat dimana ia ingin beribadah dan ada saat dimana ia enggan beribadah.” Diantara dua keadaan itulah roda kehidupan berjalan. Dan diantara dua keadaan itu pula nasib manusia ditentukan. Dalam arti lain, semakin seseorang berada dalam iman yang rendah, semakin besar kemungkinan dalam kondiri tersebut ia mengakhiri hidupnya. Demikian sebaliknya, jika seseorang semakin sering berada dalam kondisi keimanan yang kokoh maka semakin besar peluang akhir hidupnya berahir dalam kebaikan.
Sebenarnya, perempuan itu punya potensi yang sama dengan laki-laki dalam mencapai kemuliaan di sisi-Nya, seperti kuat imannya, konsisten dalam kebenaran, patuh pada allah, sabar dan tangguh. Pertanyaannya, bagaimana cara kaum perempuan mewujudkan pribadi yang mumpuni dalam kebaikan dan tangguh dalam kehidupannya>?
Pribadi pantang menyerah adalah sebutan untuk pribadi yang tahan banting terhadap segala ujian hidup yang menerpanya. Ketawalakan menjadi landasan utama yang menyebabkan sadar akan takdir dan hikmah yang ada dibalik kekuasaan allah terhadap kehidupannya.
Pribadi yang tangguh tidak akan terlepas dari sikap penuh syukur . dalam kondisi ia mendapat anugerah dan berkah atau dalam mendapatkan ujian, rasa syukur dan sabar selalu berjalan beriringan.
Pribadi pantang menyerah dan tangguh tidak semata-mata  dilihat dari segi fisik saja. Melainkan harus dilihat dari sifat positifnya dalam mengarungi medan kehidupan dan sikap dewasa yang ditunjukannya. Jiwa kuat terlahir dari mental yang kuat. Sementara mental kuat timbul dari keimanan yang kokoh dan teruji.
Dengan demikian, seseorang sukses, karena ia punya keinginan untuk sukses. Sebaliknya, seseorang menjadi lemah, karena pada dasarnya mentalnya lemah dan keimanannya meredup atau hilang sama sekali.
Menjadi perempuan tangguh adalah keniscayaan. Yang menjadi cataa n penting, untuk menjadi perempuan tangguh, seeseorang tidak harus keluar dari  sifat-sifat dasarnya yaitu lemah lebut, penyayang dan sebagainya. Ia tidak harus menjadi pribadi maskulin dan seperti laki-laki. Ketangguhan demikian justru akan tercerabut dari nilai esensi ketangguhan dan keimanan yang suseungguhnya.
Perempuan yang tangguh dalam kehidupan adalah perempuan yang selalu percaya diri, berpikir positif, inofativ dan tertanam sikap untuk dekat dengan rabb-nya. So, siap menjadi perempuan tangguh?


Husni
Husni

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment