Rasulullah dan keluarganya menjadi teladan dalam hal kesederhanaan hidup. Walaupun hidup bersahaja, tapi soal sedekah selalu dinomorsatukan Rasulullah dan keluarganya. Semua yang datang meminta pasti diberi meski seadanya karena Cuma itulah yang mereka punya.
Suatu hari dating seorang ibu dan kedua putrinya yang masih kecil menemui bunda aiysah ra. Istri
rasulullah saw. Mereka tanpak lusuh dan kelaparan. Ibu itu meminta makanan
untuk sekedar menghilangkan rasa lapar.
Sungguh iba hati Aisyah ra melihat keadaan mereka, tetapi
saat itu makanan yang ia miliki hanya tiga butir kurma. Bila da makanan lainnya tentu akan
diberikannya pula pada mereka. Maka Aisyah pun memberikan tiga buah kurma
tersebut.
Ibu itu menerima dengan rasa syukur. Masing-masing anak
diberi satu buah kurma dan satu butir lagi untuk dirinya sendiri. Kedua anaknya itu langsung memakan
masing-masing kurma mereka dengan lahapnya dan langsung habis seketika. Saat itu si ibu ingin memasukan kurmanya ke
dalam mulut, ia melihat kedua putrinya menatap dengan rasa lapar. Ia tidak jadi
memakan kurmanya , malah membelahnya menjadi dua bagian, lalu diberikannya
masing-masing untuk kedua anaknya. Ibu itu
tidak memakan kurma sedikit pun. Setelah itu mereka pergi dari hadapan Aisyah.
Aisyah kagum dan terharu melihat kejadian itu. Lalu ia
menceritakannya kepada rasulullah saw. Kemudian rasulullah saw bersabda,”sesungguhnya Allah mencatatnya sebagai ahli surga karena kurmanya itu, atau dia telah
dibebaskan dari siksa neraka karena kurmanya itu.”


No comments:
Post a Comment