Sukses dakwah lewat pena
Cakupan dakwah itu luas dan fleksibel. Tidak ada alasan
untuk tidak berdakwah atau bahasa kerennya amar ma’ruf nahi munkar. Mungkinn
banyak diantara kita banyak yang berpandangan sempit bahwa berdakwah itu tak
jauh dari seputar mimbar, ceramah, kultum, tabligh akbar dan sejenisnya.
Padahal makna dakwah itu sendiri secara luasnya adalah mengajak orang lain pada
kebaikan. Apa pun media yang dipakai dan kapanpun waktu yang kita gunakan
selama itu amar ma’ruf nahi munkar adalah masuk dalam kualifikasi dakwah yang
sangat mulia.
Salahsatu dakwah yang paling mudah dan fleksibel adalah
dakwah dengan tulisan atau dakwah bilqolam. Kemudian timbul pertanyaan, tapi
saya tidak bisa menulis, saya tidak bisa merangkai kata-kata, tulisan saya jelek
dsb. Hentikan keluhan-keluhan itu. Tak ada alasan untuk berkata tidak. Tidak
ada kata tapi disini. Bahkan bisa saja kita mengutip hadits dan ayat quran
untuk kita jadikan status di facebook. Bisa saja kita copas kajian islam dari
web islam (asalkan sertakan sumber artikelnya). Atau lebih gampang lagi
mengshare link artikel tersebut di kornologi, grup dan halaman facebook.
Untuk yang sudah ‘mapan” dalam dunia tulis menulis, harus
terus mengembangkan bakat tersebut dan selalu berlatih untuk menghasilkan tulisan
yang bagus dan bermutu. Untuk yang benar-benar blank dalam dunia tulis menulis,
kamu harus mencobanya dan berlaatih dengan sabar. Atau kalau memang tidak mau
berlatih sama sekali, bisa diamalkan apa yang saya sarankan di atas tadi.
Setidaknya kita harus tahu bahwa dakwah bilqolam mempunyai banyak kelebihan
dibanding dakwah bil lisan. Dakwah bilqolam tidak terkekang oleh batas tempat
dan waktu. Selain itu materi dakwah juga akan terdokumentasikan secara lama dan
berkesinambungan.
Bisa saja orang akan lebih paham dengan ceramah yang face to
face (atau dengan media video) yang secara langsung bisa menatap wajah sang
penceramah. Tapi kita akan terjangkit penyakit lupa selama kita tidak
mencatatnya. Nah, disinilah kita menyadariu pentingnya mencatat. Lebih penting
lagi jika catatan kita kita kembangkan dan kita tulis ulang. Kemudian kita
mempublikasikannya supaya bermanfaatr. Ok, selamat menempuh jalan dakwah ya sob

No comments:
Post a Comment