23 Mar 2016

Sukses dakwah lewat pena


Sukses dakwah lewat pena
Cakupan dakwah itu luas dan fleksibel. Tidak ada alasan untuk tidak berdakwah atau bahasa kerennya amar ma’ruf nahi munkar. Mungkinn banyak diantara kita banyak yang berpandangan sempit bahwa berdakwah itu tak jauh dari seputar mimbar, ceramah, kultum, tabligh akbar dan sejenisnya. Padahal makna dakwah itu sendiri secara luasnya adalah mengajak orang lain pada kebaikan. Apa pun media yang dipakai dan kapanpun waktu yang kita gunakan selama itu amar ma’ruf nahi munkar adalah masuk dalam kualifikasi dakwah yang sangat mulia.
Salahsatu dakwah yang paling mudah dan fleksibel adalah dakwah dengan tulisan atau dakwah bilqolam. Kemudian timbul pertanyaan, tapi saya tidak bisa menulis, saya tidak bisa merangkai kata-kata, tulisan saya jelek dsb. Hentikan keluhan-keluhan itu. Tak ada alasan untuk berkata tidak. Tidak ada kata tapi disini. Bahkan bisa saja kita mengutip hadits dan ayat quran untuk kita jadikan status di facebook. Bisa saja kita copas kajian islam dari web islam (asalkan sertakan sumber artikelnya). Atau lebih gampang lagi mengshare link artikel tersebut di kornologi, grup dan halaman facebook.
Untuk yang sudah ‘mapan” dalam dunia tulis menulis, harus terus mengembangkan bakat tersebut dan selalu berlatih untuk menghasilkan tulisan yang bagus dan bermutu. Untuk yang benar-benar blank dalam dunia tulis menulis, kamu harus mencobanya dan berlaatih dengan sabar. Atau kalau memang tidak mau berlatih sama sekali, bisa diamalkan apa yang saya sarankan di atas tadi. Setidaknya kita harus tahu bahwa dakwah bilqolam mempunyai banyak kelebihan dibanding dakwah bil lisan. Dakwah bilqolam tidak terkekang oleh batas tempat dan waktu. Selain itu materi dakwah juga akan terdokumentasikan secara lama dan berkesinambungan.
Bisa saja orang akan lebih paham dengan ceramah yang face to face (atau dengan media video) yang secara langsung bisa menatap wajah sang penceramah. Tapi kita akan terjangkit penyakit lupa selama kita tidak mencatatnya. Nah, disinilah kita menyadariu pentingnya mencatat. Lebih penting lagi jika catatan kita kita kembangkan dan kita tulis ulang. Kemudian kita mempublikasikannya supaya bermanfaatr. Ok, selamat menempuh jalan dakwah ya sob
Husni
Husni

Husni Magz adalah blog personal dari Husni Mubarok atau biasa dipanggil kang Uni. Cowok Sunda yang bibliomania. Menyukai dunia seni dan tentunya doyan nonton baca dan nulis.

No comments:

Post a Comment